Search Criteria
Products meeting the search criteria
Pada akhirnya, kamu hanya perlu mensyukuri apa pun yang kamu miliki hari ini. Walaupun yang kamu tunggu tak pernah datang. Walaupun yang kamu perjuangkan tak pernah sadar dengan apa yang kamu lakukan. Nikmati saja. Kelak, dia yang kamu cintai akan tahu, betapa kerasnya kamu memperjuangkannya.
--Boy..
Dari sudut kota yang jauh. Perasaan kepadamu tetaplah hal yang utuh. Sebab kamu bagian dari rencana-rencana besarku. Bagian penting dari hal-hal yang kumiliki dalam hidupku. Maka, bertahanlah di sana tanpa rasa curiga. Tanamkan dalam dadamu apa yang aku perjuangkan sepenuh jiwa. Bersabarlah di sana,..
Selain di langit, Tuhan juga menciptakan surga
di tatap matamu dan di setiap ketidakwarasanku akan kamu.
Penulis : Boy Candra
Ukuran : 13 x 19 cm
Genre ..
Blurb:“Banyak hal terjadi di luar kendaliku. Jatuh hati kepadamu adalah salah satunya. Kamu mengajariku melawan ketakutan-ketakutan dalam diriku. Namun, kamu lupa mengajariku melawan hal yang penting; bagaimana caranya agar aku tidak takut kehilanganmu?”Ada yang memberi percaya, tetapi kau ragukan. ..
Ada banyak sekali hal yang tak bisa kuutarakan, maka kutuliskan saja. Semua perasaan yang taktersampaikan, hal-hal yang mungkin terasa menyakitkan, perihal kamu dan dia yang rumit, atau catatan-catatan yang tak pernah kukirim langsung untukmu, tetapi kutulis dalam sedihku. Semua perasaan itu akhirny..
sinopsis:
Aku sangat suka membayangkan menjadi matamu. Mengetahui apa yang ingin dan tak ingin kau lihat. Belajar bagaimana caramu memandang sesuatu. Mengetahui warna apa saja yang kau suka.
Sesekali merasakan bagaimana caramu bersedih. Bagaimana caramu agar tetap terlihat kuat. Aku ingin meng..
Aku sangat suka membayangkan menjadi matamu. Mengetahui apa yang ingin dan tak ingin kau lihat. Belajar bagaimana caramu memandang sesuatu. Mengetahui warna apa saja yang kau suka. Sesekali merasakan bagaimana caramu bersedih. Bagaimana caramu agar tetap terlihat kuat. Aku ingin mengetahui bagaimana..
Malik : “Kamu betah di kampus ini?”
Elsa : “Belum tahu. Kan, baru sehari.”
Malik : “Menurutku, sih, bakal betah.”
Elsa : “Sok tahu kamu.”
Malik : “Iya, pasti betah.”
Elsa : “Kenapa emang?”
Malik : “Karena ada aku.&rd..
"Elsa : “Nah, gitu dong, ketawa! Pagi-pagi harus dibuka dengan kebahagiaan.”Malik : “Iya, pagi-pagi harus menatap kebahagiaan.”Elsa : “Kok, menata? Di-bu-ka-de-ngan-ke-ba-ha-gia-an!”Malik : “Me-na-tap-ke-ba-ha-gia-an!”Elsa : “Terserah, deh!”Malik : “ … “Elsa : “Lah, kok jadi natapin aku gitu?”Malik ..
Jangan berpaling dan membuat kita menjadi dua orang asing. Di hamparan bumi ini ada banyak sekali orang yang bisa merebutmu, juga mencuri perhatianku. Namun, aku ingin tetap kamu dan aku saja yang menjadi kita. Aku ingin kamu saja yang menemaniku membuka pagi hingga melepas senja, menenangkan malam ..
Apakah kau ingat saat kita berjanji untuk saling membahagiakan? Katamu, setiap perasaan yang tumbuh adalah sebuah alasan. Alasan bahwa hati patut dipertahankan. Namun, cinta saja belum cukup menyatukan mimpi yang berbeda di antara kita. Dan, menepati janji ternyata tak semudah mengucapkannya.
Apa..
Apakah kau ingat saat kita berjanji untuk saling membahagiakan? Katamu, setiap perasaan yang tumbuh adalah sebuah alasan. Alasan bahwa hati patut dipertahankan. Namun, cinta saja belum cukup menyatukan mimpi yang berbeda di antara kita. Dan, menepati janji ternyata tak semudah mengucapkannya.
..
Apakah kau ingat saat kita berjanji untuk saling membahagiakan?
Katamu, setiap perasaan yang tumbuh adalah sebuah alasan. Alasan bahwa hati patut dipertahankan.
Namun, cinta saja belum cukup menyatukan mimpi yang berbeda di antara kita.
Dan, menepati janji ternyata tak semudah mengucapkannya.
..
Perasaan itu tetap saja ada. Meski berkali-kali aku melupakannya, berkali-kali lipat pula ia tumbuh. Apakah kau tidak pernah merasakan hal yang sama? Sementara dulu, sering kali kita tanpa disengaja sama-sama ingin menelepon, sama-sama ingin mengucapkan rindu yang sama. Apakah semudah itu bagi lelak..
Sebuah kumpulan cerpen.
Blurb:
Perasaan itu tetap saja ada. Meski berkali-kali aku melupakannya, berkali-kali lipat pula ia tumbuh.
Apakah kau tidak pernah merasakan hal yang sama? Sementara dulu, sering kali kita tanpa disengaja sama-sama ingin menelepon, sama-sama ingin mengucapkan rindu ya..