Menu
Your Cart

Bon Suwung: kumpulan cerpen (Edisi 2017) | (POD)

Bon Suwung: kumpulan cerpen (Edisi 2017) | (POD)
Bon Suwung: kumpulan cerpen (Edisi 2017) | (POD)
Bon Suwung: kumpulan cerpen (Edisi 2017) | (POD)
Bon Suwung: kumpulan cerpen (Edisi 2017) | (POD)
Bon Suwung: kumpulan cerpen (Edisi 2017) | (POD)
Description
“Ada tiga ciri cerpen Gunawan Maryanto. Pertama, cerpen identik dengan puisi. Kedua, cerpen adalah alusi. Ketiga, cerpen identik dengan dunia asing. Karena cerpen identik dengan puisi, maka cerpen Gunawan Maryanto bertitik berat pada retorika, bukan dua komponen utama dalam cerpencerpen tradisional, yakni penokohan dan alur. Cerpen adalah alusi, karena itu sebagian cerpen Gunawan Maryanto berdasarkan teks yang sudah ada sebelumnya, seperti novel, puisi, dan penelitian. Bahkan, sebetulnya cerpen Gunawan tidak secara langsung merupakan alusi pun, tidak lepas dari teksteks yang sudah ada sebelumnya. Retorika cenderung untuk tidak menyentuh realitas yang sebenarnya, sementara alusi adalah teks yang secara tidak langsung diangkat ke dalam teks lain, karena itu jangan heran, cerpen Gunawan Maryanto menawarkan dunia yang asing.” ~ Budi Darma, penulis, Guru Besar Sastra Universitas Negeri Surabaya.